Lompatan Besar Bupati Nina Agustina, Percepatan Pembangunan Tol Indrajati Segera Terwujud

 

CIREBONRAYA – Percepatan pembangunan jalan Tol Indramayu – Kertajati (Indrajati) terus diupayakan Bupati IndramayuNina Agustina. Jika sebelumnya akan mulai dibangun tahun 2025, Nina meminta dipercepat di tahun 2024.

Nina kembali menyampaikan upaya percepatan itu langsung kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Terakhir disampaikan Nina melalui surat resmi dan saat bertemu dalam acara peresmian jembatan gantung di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu belum lama ini.

Menurut Nina, sesuai jadawal jalan Tol Indrajati sedang dalam tahap pra Feasibility Study (FS) oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR.

 

 

 

Sebab, dalam perencanaan Kementerian PUPR Jalan Tol Indrajati seharusnya dibangun pada tahun 2025 dan selesai di tahun 2029.

 

 

Baca Juga: Siska Afrina, Pendaki Terakhir Korban Erupsi Gunung Marapi, Jasadnya Baru Teridentifikasi 3 Hari Jelang Jadwal Wisuda Sarjana Pendidikan

 

Namun seiring kebutuhan, Bupati Indramayu telah mengajukan percepatan dan hal tersebut ditindaklanjuti Kementerian PUPR.

 

 

“Alhamdulillah, sudah disampaikan langsung ke Pak Menteri PUPR. Sekarang dalam proses, mudah-mudahan langsung dianggarakan tahun 2024 mulai DED sampai pembangunannya,” tukas Nina, 8 Desember 2023.

Selain usulan percepatan, lanjut Nina, pihaknya juga menyodorkan rencana exit tol yang dinilai efektif dan mendukung kelancaran akses ekonomi masyarakat.

 

 

Nina mengusulkan adanya 3 alternatif lokasi yakni Kecamatan Lohbener, Widasari dan Indramayu Kota.

Baca Juga: Jalin Kolaborasi Internasional, University of Poitier dan UGJ Cirebon Buka Peluang Pertukaran Mahasiswa, Berminat, Segera ke Kampus I

“Prinsipnya seluruh pembangunan harus menghitung dampak positif masyarakat. Karena ini jalan tol, maka harus juga bedampak pada kelancaran akses perkenomian,” lanjut Nina.

 

 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, menyebut
dari pra-FS terungkap bahwa rencana exit tol dimungkinkan berada di sekitar Kecamatan Lohbener.

Titik itu dipilih karena memudahkan akses bagi masyarakat, logistik hingga konektivitas antara Asrama Haji Indramayu dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Baca Juga: Bunyi Teriakan Ratusan Monyet Tandai Erupsi Marapi, Tak Terdeteksi, Tiba-tiba Meletus, Pendaki Tengah Berkumpul di Puncak Gunung